fbpx
cara-mengatur-keuangan-rumah-tangga-dengan-sero-based-budgeting

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga: Zero-Based Budgeting

Budget adalah fondasi untuk memetakan perencanaan keuangan dalam rentang waktu tertentu. Dalam pelaksanaannya, banyak profesional pakai strategi budgeting dengan cara mengatur keuangan rumah tangga dengan Zero-based Budgeting.

Bukan metode pelit, Zero-based budgeting adalah metode sadar dan terencana. Anda tidak perlu mengubah jumlah pengeluaran, tetapi mengelola cara membuat keputusan finansial yang bertanggung jawab.

Atur Budget Rumah Tangga, Bukan Pelit

Budget adalah rencana alokasi sumber daya. Dalam konteks keuangan keluarga, budget adalah rencana tertulis yang memetakan bagaimana setiap rupiah penghasilan digunakan, baik harian, bulanan, maupun tahunan.
Salah satu miskonsepsi terbesar di kelas menengah adalah menganggap budget sebagai suatu bentuk pengekangan, bukan strategi.
 
Budget bukan alat untuk melarang belanja, tetapi strategi untuk membelanjakan uang tanpa rasa bersalah.
 
Salah satu miskonsepsi terbesar di kelas menengah adalah menganggap budget sebagai bentuk pengekangan. Padahal, uang sering habis tanpa budget, terutama bagi keluarga yang berada di fase sandwich generation.
Agar budget dapat berfungsi sebagai alat kendali, penting untuk kenali cara profesional dalam mengelola keuangan.

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dengan Pendekatan Profesional

Di dunia kerja, kita terbiasa berpikir sistematis: menyusun rencana, mengeksekusi, lalu mengevaluasi. Pola pikir yang sama sebenarnya bisa diterapkan di rumah.
Coba ubah sudut pandang: keluarga adalah sebuah organisasi, dan Anda adalah CEO-nya. Jika Anda memimpin sebuah perusahaan, apa yang akan Anda lakukan untuk mengelola keuangannya?
 
Pendekatannya sederhana:
  1. Membuat rencana
  2. Menjalankan rencana
  3. Melakukan monitor dan kontrol
 
Dengan pola pikir ini, pengelolaan keuangan rumah tangga tidak lagi bersifat reaktif, tetapi strategis. Dari sinilah muncul kebutuhan akan metode budgeting yang memberikan kontrol lebih presisi.

Metode Zero-Based Budgeting

Zero-Based Budgeting adalah salah satu metode yang banyak digunakan di dunia korporasi dan relevan untuk keluarga. Metode ini berarti setiap rupiah penghasilan harus memiliki fungsi yang jelas.
 
Berbeda dengan metode lama, Zero-Based Budgeting selalu dimulai dari nol pada setiap siklus perencanaan. Agar pelaksanaan strategi ini mudah diterapkan, berikut langkah praktisnya.

1. Hitung total penghasilan bersih

Catat seluruh penghasilan yang diterima, baik dari gaji, bonus, maupun usaha sampingan. Angka ini menjadi dasar seluruh perencanaan.

2. Alokasikan kewajiban utama

Tetapkan anggaran untuk kebutuhan pokok, tagihan rutin, cicilan KPR, dan kewajiban finansial lainnya. Pos ini harus diamankan terlebih dahulu.

3. Prioritaskan investasi dan dana darurat

Sisihkan dana untuk tabungan dan dana darurat sebelum belanja konsumtif. Dana darurat berfungsi sebagai bantalan saat terjadi kondisi tak terduga.

4. Tentukan anggaran gaya hidup dan keinginan

Alokasikan dana khusus untuk kopi, hobi, dan hiburan. Pengeluaran ini tetap diperbolehkan selama berada dalam batas anggaran yang telah ditetapkan.

5. Tambahkan alokasi lain sesuai kebutuhan keluarga

Misalnya zakat, dukungan untuk orang tua, atau tabungan liburan. Urutan prioritas dapat disesuaikan dengan nilai dan kondisi masing-masing keluarga.

6. Pastikan hasil akhirnya nol

Jika masih ada dana yang belum dialokasikan, arahkan ke investasi atau pelunasan utang. Uang tanpa tujuan menunjukkan perencanaan yang belum optimal.

7. Gunakan alat bantu pencatatan

Manfaatkan Excel atau Google Sheet untuk mencatat dan memantau rencana ini secara konsisten.
 
Dengan pendekatan ini, ketenangan datang bukan dari menahan diri, tetapi dari kepastian. Di sinilah peran monitoring menjadi krusial.

Monitor dan Kontrol Budget Agar Konsisten

Di kantor, konsep review bulanan, kuartal dan sebagainya dilakukan untuk memastikan kinerja mengarah ke tujuan dapat tercapai. Begitu pula dalam budgeting, Anda dapat menerapkan cara mengatur keuangan tumah tangga dengan strategi kontrol berikut.
  • Gunakan alat bantu seperti Excel, Google Sheet atau aplikasi personal finance untuk melakukan pencatatan realisasi.   
  • Luangkan waktu 30 menit bersama pasangan setiap bulan untuk melakukan evaluasi 
  • Persiapkan pertanyaan – pertanyaan untuk proses review, misalnya:
    • Apakah rencana berjalan dengan baik? 
    • Apakah ada pos budget yang lebih besar dari rencana? 
    • Apakah ada biaya tak terduga dan bagaimana mengantisipasi berikutnya? 
  • Gunakan hasil review untuk memperbarui budget di siklus berikutnya
 
Ingat! Tujuan utama dari budgeting bukanlah kesempurnaan di bulan pertama, melainkan konsistensi. Lakukan perencanaan, gunakan pendekatan zero-based budgeting dan monitor serta kontrol dengan konsisten. Budget adalah kendali. Anda adalah pemegang kemudinya. 
 
Dengan Zero-based budgeting, perencanaan keuangan rumah tangga dilakukan dengan sadar ke dalam pos keuangan yang jelas. Anda tidak perlu merasa bersalah saat belanja untuk gaya hidup karena Anda tetap berada dalam kendali.
 
Dalam praktiknya, tantangan sering muncul saat arus kas tertekan oleh angsuran kredit yang sulit terkendali. Di titik ini, perencanaan yang baik perlu dukungan struktur kewajiban yang sehat.
 
Jika alokasi budget rumah tangga terasa berat karena beban kredit, Pijar hadir sebagai Financial Wellness & Recovery Centre yang dapat mendampingi Anda dalam menyederhanakan kewajiban melalui konsolidasi kredit hingga kontrol finansial kembali ke tangan Anda. Konsultasi bersama Pijar sekarang untuk menjaga fokus dan ketenangan finansial keluarga.

Artikel Rekomendasi